Jagat Raya

Posted: December 20, 2010 in Astronomi
Tags: ,

Jagat Raya

 

1.Pengertian Jagat Raya

Jagat raya adalah alam semesta yang sangat luas, tidak beraturan dan tanpa batas. Jagat raya terdiri atas bermiliar-miliar galaksi, sedangkan galaksi terdiri atas bermiliar-miliar bintang.

Benda-benda langit di jagat raya yang bertebaran ini sebenarnya masing-masing terikat pada suatu susunan atau kupulan-kumpulan tertentu, dan benda-benda langit ini ada yang dapat dilihat dengan mata telanjang maupun dengan teropong yang besar.

2.Teori terjadi Jagat Raya

  • Teori Jagat Raya mengembang

Menurut hasil penelitian dan pengamatan Hubble, ditemukan bahwa galaksi-galaksi bergerak saling menjauhi. Hal ini berarti jagat raya mengembang menjadi lebih luas.

  • Teori Ledakan Besar

Berdasarkan teori jagat raya mengambang, dahulu kala galaksi-galaksi pernah saling berdekatan. Dengan demikian mungkin semua galaksi dalam jagat raya berasal dari masa tunggal. Dalam keadaan masa tunggal, jagat raya memiliki suhu dan energi yang sangat besar. Untuk itu, hanya ledakan besarlah yang dapat menghancurkan masa tunggal menjadi serpihan-serpihan sebagai awal jagat raya. Teori ini didukung oleh Stephen Hawking, seorang ahli fisika teoritis.

  • Teori Keadaan tetap

Teori ini diplopori oleh Fred Hoyle. Ia berpendapat bahwa materi baru (Hidrogen) diciptakan setiap saat untuk mengisi ruang kosong yang timbul dan pengambangan jagat raya. Dalam kasus ini jagat raya tetap dan akan selalu tampak sama.

3.Anggapan tentang Jagat Raya

Sejalan dengan teori tentang terjadinya jagat raya ini, muncullah beberapa anggapan menganai jagat raya dan alam semesta. Beberapa anggapan menganai alam semesta atau jagat raya yaitu sebagai berikut:

  • Anggapan egosentris/antroposentris

Anggapan egosentris yaitu bahwa yang menjadi pusat alam semesta adalah manusia.

  • Anggapan goesentris

Anggapan geosentris yaitu bahwa yang menjadi pusat jagat raya atau alam semesta adalah bumi. Dikemukakan oleh Claudius Ptolomeus.

  • Anggapan Heliosentris

Anggapan Heliosentris yaitu bahwa yang menjadi pusat alam alam semesta adalah Matahari. Pendapat ini dikemukakan Nicolas Copernicus (1473-1543).

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s